|
Setelah hanya berjalan 1 hari di hari peluncurannya, mulai tanggal 18 juli 2011 kemarin KRDI Madiun Jaya Ekspress 2 AC mulai dijalankan rutin setiap harinya. Pada hari pertama dioperasikan, KRDI Madiun Jaya Ekspress 2, Senin (18/7/2011) ternyata masih sepi penumpang. Di Stasiun Solo Balapan, penumpang hanya sekitar 10 orang. Padahal kapasitas KA itu mencapai 500 penumpang. Sepinya penumpang dinilai terjadi lantaran sosialisasi perjalanan KA yang baru efektif berjalan tiga hari ini. Wakil Kepala Stasiun Balapan, Achmad Zaini, mengatakan jumlah penumpang KA Madiun Jaya AC, khususnya yang naik dari Stasiun Balapan, masih jauh dari harapan. Tadi pagi jumlah penumpang tercatat sekitar 10 orang. “Mungkin karena sosialisasinya baru tiga hari lalu, jadi belum ada yg tahu. Walaupun begitu, tadi ada juga yang beli. Ada hampir 10 orang pada pukul 07.00 WIB. Itu kereta yang baru datang dari Madiun,” beber Zaini. Kendati demikian, dia menilai KA Madiun Jaya AC lambat laun akan banyak peminat. Pada perjalanan perdana, kereta mungkin sepi penumpang karena masyarakat belum tahu mengenai KA baru ini. Namun, setelah masyarakat tahu, dia yakin banyak penumpang yang akan memanfaatkan KA tersebut.
Untuk jadwal & jam keberangkatannya dari Madiun, KRDI Madiun Jaya Ekspress 2 ini menempati jadwal KRDI Madiun Jaya Ekonomi sebelumnya, jam keberangkatan KRDI Madiun Jaya Ekonomi (non AC) pada pukul 05.25 dari Madiun digantikan oleh KRDI Madiun Jaya Ekspress 2 ini, Selanjutnya KRDI Madiun Jaya Ekonomi (non AC) sendiri akan menyusul berangkat menuju Yogyakarta pada 45 menit kemudian yaitu pukul 06.10 WIB. Pejalanan KA ini dari Madiun menuju Yogyakarta ditempuh dalam waktu 3 jam. KRDI Madiun Jaya Ekspress (AC) dijadwalkan tiba di Yogyakarta pukul 08.30 WIB, selanjutnya pada pukul 09.10 kereta ini akan berubah menjadi Prambanan Ekspress (PRAMEKS) AC yang akan melayani perjalanan Yogyakarta - Solo dua kali pulang pergi (2X PP), selanjutnya pada pukul 16.10 kembali melayani perjalanan sebagai KRDI Madiun Jaya Ekspress AC yang akan menempuh perjalan Yogyakarta - Madiun (16.10 - 19.36). KRDI Madiun Jaya Ekonomi sendiri yang berangkat pagi pukul 06.10 dari Madiun dijadwalkan tiba di Yogyakarta pukul 09.10 tidak langsung kembali ke Madiun namun menunggu sampai dengan pukul 12.30 untuk jadwal keberangkatan Yogyakarta - Madiun ( 12.30 - 15.35 ). Berikut tabel jadwal keberangkatan KRDI Madiun Jaya selengkapnya :
|
MADIUN JAYA EKONOMI
|
Madiun - Yogyakarta
Yogyakarta - Madiun
|
06.10 - 09.10
12.30 - 15.35
|
KRDI EKONOMI
[ NON AC ]
|
|
MADIUN JAYA AC
PRAMEKS AC
2X PP
MADIUN JAYA
AC
|
Madiun - Yogyakarta
Yogyakarta - Solo Solo - Yogyakarta
Yogyakarta - Solo Solo - Yogyakarta
Yogyakarta - Madiun
|
05.25 - 08.30
09.00 - 10.00 11.10 - 12.10
13.00 - 14.00 14.30 - 15.30
16.10 - 19.35
|
KRDI EKSEKUTIF
[ AC EKONOMI]
|
Kepala Humas PT KA Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto mengungkapkan, KA Madiun Jaya AC bisa beroperasi Senin ini setelah proses berita acara serah terima dari Kementerian Perhubungan ke PT KA Indonesia rampung. KA tersebut bakal melayani perjalanan Madiun-Yogyakarta satu kali dan dua kali perjalanan Solo-Yogyakarta setiap hari. KA Madiun Jaya AC lebih nyaman dengan interior yang lebih bagus daripada KA Madiun Jaya Ekonomi. Untuk tarif kereta ini, PT. KAI memberlakukan tarif terjauh dengan ketentuan sbb :
Perjalanan Madiun (MN) - Yogyakarta (YK)
Madiun - Yogyakarta Rp. 35.000,- Madiun - Sragen Rp. 20.000,- Madiun - Solo Rp. 25.000,-
Perjalanan Yogyakarta (YK) - Madiun (MN)
Yogyakarta - Solo Rp. 20.000,- Yogyakarta - Sragen Rp. 25.000,- Yogyakarta - Madiun Rp. 35.000,-
Dari pengalaman penulis. KRDI baru ini memang jauh lebih nyaman dibandingkan dengan KRDI Madiun Jaya Ekonomi yang ada sebelumnya, selain keberadaan AC, tempat duduk yang lebih nyaman, keramahan petugas juga adanya panel informasi berupa running teks di setiap gerbong dan informasi dari operator yang memberitahukan posisi kereta ketika akan masuk/meninggalkan stasiun tertentu. Sehingga penumpang bisa bersiap-siap ketika akan turun. Namun keberadaan AC central di KRDI ini sekaligus juga menuai keluhan dari beberapa penumpang ibu-ibu paruh baya yang mengeluhkan AC nya terlalu dingin :) hal ini tentunya dapat dimaklumi, karena keberadaan AC di KRDI ini tidak disertai fasilitas selimut seperti di kereta-kereta kelas eksekutif lainnya, selain mungkin juga karena keretanya yang masih baru. Semoga hal ini menjadi perhatian PT. KAI seiring dengan tekad untuk memberikan layanan kereta murah dan nyaman serta untuk mengalihkan beban transportasi angkutan jalan ke moda transportasi kereta api.
Selamat mencoba kenyamanan kereta asli produksi PT. INKA Madiun :)
|