Home Apa Kabar Madiun Apa Kabar Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api Madiun?
Apa Kabar Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api Madiun?
Selasa, 23 April 2013 01:11

Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api MadiunBeberapa waktu yang lalu, banyak sekali pembaca menanyakan tentang rencana didirikannya Sekolah Tinggi Kereta Api (STIKA) di Kota Madiun. Pemerintah dalam hal ini Kementrian Perhubungan telah merencanakan pendirian Sekolah Tinggi Kereta Api (STIKA) untuk mendidik tenaga professional di bidang perkeretaapian di Jalan Nambangan Raya No 99, Manguharjo, Madiun dengan luas mencapai 18,13 hektar. Sekolah ini masih tahap pembangunan yang dimulai pada tahun 2009 dan diperkirakan selesai pada tahun 2013.

Pada awalnya di indonesia tidak ada sekolah khusus untuk bidang kereta api. Selama ini yang ada adalah akademi perkeretaapian berada di bawah Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) di Bekasi (D3 Perkeretaapian). Kemudian muncul ide dari menteri perhubungan yang pada saat itu adalah Jusman Syafii Djamal bersama direktur utama PT. Kereta Api Indonesia, Ignasius Jonan untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan di kota Madiun. Dengan adanya STIKA ini akan berdiri sendiri menjadi akademi perkeretaapian. Jadi lebih fokus dan khas, ditunjang pula dengan letaknya yang berdekatan dengan Industri Pembuatan keretaapi di Indonesia, yakni PT. Inka sehingga para mahasiswa tidak dibuat sibuk melakukan pembelajarannya. Pembangunannya di setujui oleh walikota madiun Bambang Irianto dan biaya pembangunannya ditanggung oleh pemerintah pusat. Wali Kota Madiun, Bambang Irianto, mengatakan sekolah ini merupakan kerja sama Pemkot Madiun dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan. “Sekolah Tinggi Kereta Api ini merupakan yang pertama di Asia,” papar Bambang.

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan menjelaskan pembangunan sekolah menghabiskan anggaran Rp600 miliar. "Bangunan kampus tiga lantai yang  menempati lahan seluas 864 meter persegi  ditargetkan beroperasi pada pertengahan 2013," ujarnya. Bambang menyatakan Pemerintah Kota Madiun menghibahkan lahan 18,13 hektar pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDM) pada 2010.

Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Darat Kemenhub Anton S Tampubolon mengatakan, Sekolah Tinggi Ilmu Perkeretaapian Madiun akan dibangun dalam enam tahap. Dia menjelaskan pada tahap I meliputi pekerjaan pematangan lahan, pembangunan gedung rektorat setinggi tiga lantai dan pembangunan pagar keliling telah dilakukan pada tahun 2011. Sedangkan tahap ke dua pada 2012 pembangunan gedung kelas, asrama, poliklinik, ruang makan dan laundry, serta infrastruktur jalan (jalan parkir, listrik, drainase). Kemudian tahap III di tahun 2013 ini selanjutnya akan diselesaikan meliputi laboratorium, workshop, simulator, track, gedung serba guna, dan stasiun, yang akan digunakan sebagai latihan bagi para taruna. Selanjutnya yaitu tahap 4 (2014) dan tahap 5 (2015) serta tahap 6 (2016) hanya tinggal melengkapi sejumlah fasilitas tambahan.

Berdasarkan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional, kebutuhan SDM bidang perkeretaapian hingga tahun 2030 diperkirakan membutuhkan hingga sekitar 1.720 orang di perkeretaapian bidang regulator seperti pada posisi perencana administrasi, penguji sarana, penguji prasarana dan inspektur atau auditor. Sedangkan untuk SDM operator dibutuhkan sekitar 78.740 orang antara lain untuk mengisi posisi manajerial, operator sarana dan operator prasarana. Dengan kebutuhan yang tinggi, akademi perkeretaapian mutlak dibutuhkan untuk menjawab kebutuhan akan SDM perkeretaapian yang sangat tinggi.

Rencananya Sekolah Tinggi Kereta Api di Madiun ini akan membuka beberapa jurusan antara lain:

Ilmu Masinis Kereta (D3)
Ilmu Masinis Kereta Rel Diesel (D3)
Ilmu Teknik Mesin (D3)
Ilmu Teknik Mesin Kereta Rel Diesel (D3)
Ilmu Pengontrol Kereta Rel Listrik (D3)
Ilmu Pengontrol Menara Sinyal (D3)
Ilmu Pengukuran Rel (D3)
Ilmu Penciptaan Mode Transportasi Kereta Modern (D3)
Ilmu Pengoperasian Kereta (D3)
Ilmu Pemimpin Perjalanan Kereta Api (D3)

Ditargetkan pada 2013 sudah bisa melakukan penerimaan taruna. Namun sampai sejauh ini belum ada informasi dari pihak berwenang terkait jadwal dibukanya pendaftaran bagi taruna angkatan pertama Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api ini. Rencananya Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api ini akan diresmikan oleh presiden SBY pada hari ulang tahunnya ke 64, kita tunggu saja apakah target ini bisa terlaksana di bulan September nanti :)


Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api Madiun

Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api Madiun Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api Madiun Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api Madiun

Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api Madiun Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api Madiun Sekolah Tinggi Ilmu Kereta Api Madiun



blog comments powered by Disqus
 




Author

Copyright © Madiun.Info - Komunitas Madiun Onliners