Home Apa Kabar Madiun Daop VII Madiun Luncurkan Kereta Ekonomi AC
Daop VII Madiun Luncurkan Kereta Ekonomi AC
Selasa, 10 Juli 2012 22:28

Kereta Api Ekonomi ACPT. Kereta Api Indonesia Daerah Operasional (Daop) VII Madiun berencana meluncurkan kereta ekonomi atau K3 yang dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara (AC), guna meningkatkan pelayanan kepada penumpang, mulai musim mudik Lebaran 2012 ini. Kepala PT KAI Daop VII Madiun M. Maula Nurcholis mengatakan, kereta ekonomi AC yang diluncurkan tersebut untuk sementara baru berjumlah dua gerbong atau kereta.

"Dua gerbong yang dilengkapi AC tersebut rencananya akan digabungkan dengan KA Ekonomi Brantas jurusan Kediri-Jakarta dengan tarif Rp135 ribu. Insya Allah, kereta ini akan diluncurkan pekan depan," ujar Nurcholis kepada wartawan seusai uji coba K3 AC tersebut dari Stasiun Madiun menuju Stasiun Nganjuk PP, Kamis. KA berangkat dari Stasiun Madiun dengan tujuan akhir Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. Tarif tersebut lebih murah 50 persen dibanding kelas bisnis dan eksekutif untuk rute Jakarta-Madiun.

Menurut dia, peluncuran K3 AC dua gerbong kali ini menyusul tingginya animo masyarakat untuk menggunakan moda transportasi kereta.

"Selain itu, juga untuk memberikan pelayanan yang lebih bagus kepada penumpang. Daripada uangnya diberikan calo untuk beli tiket kereta biasa yang dijual mahal, lebih baik digunakan untuk membeli tiket kereta yang sama dan sudah dilengkapi dengan AC di loket resmi KAI," terang dia.

Ia menjelaskan, tarif tiket K3 AC kali ini memang lebih mahal dari KA Ekonomi Brantas reguler. Hal ini karena kereta tersebut tidak disubsidi pemerintah. Adapun, tiket KA Ekonomi Brantas reguler jurusan Kediri-Jakarta hanya Rp 40.000 per orang dewasa. "Di samping tidak disubsidi, juga terdapat fasilitas AC untuk menambah kenyamanan. Pengadaan kereta ini juga untuk mendukung rencana pemerintah ke depan di mana nantinya semua kereta ekonomi dilengkapi dengan AC," papar Nurcholis.

Adapun untuk kapasitas tiap gerbong nantinya mencapai 106 tempat duduk, dan tiket yang dijual juga sesuai dengan kapasitas yang ada. Nurcholis menambahkan, jumlah K3 AC ini bisa saja ditambah jika animo masyarakat bagus. Apalagi saat ini menjelang angkutan Lebaran. Namun, kereta ini tidak ditujukan secara khusus untuk musim mudik, tapi untuk jangka panjang.

"Jika tanggapan dari masyarakat tentang kereta ini bagus, maka bisa saja jumlah gerbongnya ditambah hingga sesuai kebutuhan pasar," tambahnya.

Selain digabungkan dengan KA Ekonomi Brantas, dua kereta ekonomi AC ini rencananya juga bisa digabungkan dengan KA Ekonomi Kahuripan jurusan Kediri-Bandung. Hanya saja, penggabungannya disesuaikan dengan kebutuhan. (ANTJAT)


blog comments powered by Disqus
 




Author

Copyright © Madiun.Info - Komunitas Madiun Onliners