Home Apa Kabar Madiun Saatnya Berburu Sekolah
Saatnya Berburu Sekolah
Jumat, 29 Juni 2012 00:00

Tut Wuri HandayaniRADARMADIUN - Ribuan siswa hari ini (29/6) start berburu sekolah di Kota Madiun. Sesuai jadwal yang diatur dalam Perwali 5/2012 tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), pendaftaran dibuka 29-30 Juni dan 2-3 Juli 2012. Loket pendaftaran dibuka pukul 08.00 dan berakhir 12.00 WIB. Sudah saya cek jaringan intranet semua ready, tegas Kepala Dinas Dikbudpora Kota Madiun, Sukarman, kemarin (28/6).

 

Dia berharap, pelaksanaan pendaftaran sekolah berlabel RSBI dan reguler selama empat hari berjalan lancar. Yakni, tak ada masalah jaringan yang berpotensi menganggu pelaksanaan PPDB online untuk tingkat SMP, SMA dan SMK negeri. Sedangkan tingkat SD baru dilakukan online tahun depan. Kami sudah minta sekolah memberikan pelayanan maksimal, ujarnya.

Calon siswa diminta tidak terkonsentrasi di satu sekolah karena bakal menimbulkan antrean panjang. Dijelaskan, seluruh SMP, SMA dan SMK negeri di Kota Madiun dilengkapi jaringan intranet yang berpusat di SMKN 1 Kota Madiun.
Mantan kepala Bappeda itu meminta antar sekolah bisa saling komunikasi untuk memberitahukan mana yang sepi pendaftar. Sehingga, calon pendaftar tidak perlu antre terlalu lama. Saya minta tidak ada titipan, semua panitia harus jujur, paparnya.

Dia menambahkan, sekolah akan menerima siswa sesuai pagu yang ditetapkan dalam Perwali 5/2012 tentang PPDB. Jumlah rombongan belajar dibatasi 32 siswa perkelas. Batasan rombel itu sudah dijalankan sejak tiga tahun lalu. Itu kecuali rombel akselerasi dengan jumlah maksimalnya 25 siswa.
Soal peta RSBI, Sukarman menyatakan wait and see. Sebab, berkaca tahun lalu, SMAN 2 memang lebih favorit dipilih dibanding SMAN 3. Meski begitu, sudah dilakukan evaluasi tahun ini. Kemungkinan besar dari peserta yang lolos seleksi awal untuk RSBI SMA itu sebanyak 518 siswa itu bisa ditampung semua. Sebab, perbandingan jumlah pagu total 537, rinciannya SMAN 2 untuk kelas akselerasi 25 kursi dan 256 kursi, serta pagu SMAN 3 sebanyak 256 kursi. Tahun terbukti SMAN 2 pilihan terbanyak, mungkin jarak siswa dalam kota lebih dekat, tuturnya.

Persaingan terlihat di tingkat RSBI SMP. Seleksi tahap awal sudah meloloskan 470 siswa, padahal pagu yang tersedia untuk SMP RSBI total hanya 441 kursi. Rinciannya, untuk SMPN 2 pagu tersedia 224 kursi. Sedangkan SMPN 1 Kota Madiun, untuk kelas akselerasi 25 kursi, sedangkan reguler 192 siswa. Yang tersisih bisa mengambil pilihan di SMPN lain, ujarnya.

Sementara itu, berdasar perwali PPDB, peserta didik baru yang diterima berasal dari penduduk Kota Madiun. Jika tidak terpenuhi dapat dipenuhi dari penduduk luar Kota Madiun.


blog comments powered by Disqus
 




Author

Copyright © Madiun.Info - Komunitas Madiun Onliners